Next
Film ini bermula dan berakhir dengan karakter Timor Leste. Bahasa yang digunakan pertama kali adalah Tetum dan nama pertama yang terdengar adalah nama orang Timor Leste("Mazarella"). Yang diwawancarai, Juliana da Costa, adalah gabungan karakter dari kerja keras Komisi Penerimaan, Kebenaran dan Rekonsiliasi (CAVR).
Program pencarian kebenaran CAVR bertujuan untuk mengdokumentasi pelanggaran HAM yang dilakukan oleh semua pihak dalam konflik politik antara April 1974 dan Oktober 1999. CAVR mengumpulkan 7.824 pernyataan dari 13 kabupaten dan 65 kecamatan di Timor Leste.
Menurut Bagian 1 dari laporan terakhir CAVR:
"Yang memberi pernyataan memberikan peryataan dalam bentuk cerita. Dengan demikian mereka dapat bercerita dengan kata kata mereka sendiri daripada dipandu sejumlah pertanyaan. Metode ini dipilih guna mendorong yang memberi pernyataan untuk memberikan pernyataan secara detail mengenai pelanggaran dan sirkumtansi sekelilingnya. Prosedur ini juga cenderung lebih mudah bagi mereka yang tak biasa untuk memberi kesaksian dalam pengaturan resmi... Program pengambilan peryataan memperbolehkan siapa saja yang ingin memberikan kesaksian untuk mendekati Komisaris dam melaporkan informasi mengenai konflik politik. Tujuan memperluas jaringan informasi yang di seluruh kabupaten, sejumlah besar informasi mengenai semua aspek sejarah selama 25 tahun berkaitan dengan konflik politik akan diperoleh. Analisis ini kemudian memberikan gambaran jelas mengenai apa yang terjadi. Pendekatan umum dan tak bertarget berarti bahwa informasi yang diterima tentang semua aspek konflik politik, termasuk peristiwa atau keadaan yang belum pernah diketahui secara luas ..."
Laporan akhir CAVR di tulis oleh staf nasional dan internasional yang bekerja berdasarkan arahan dan pengawasan dari ketujuh komisaris CAVR Timor Leste. Bantuan teknis diberikan oleh para ahli dalam statistik, hukum hak asasi manusia dan ahli ahli khusus lainnya. Laporan Akhir dikenal sebagai "Chega!", Bahasa Portugis yang artinya "tidak lagi, berhenti, cukup".
top